Thursday, October 6, 2016

Tagged Under: , , , , , ,

Pramono Anung: Tak Ada Menjadi Menteri,Jurkam Di Jadikan Pilkada DKI Biasa


Pramono Anung: Tak Ada Menjadi  Menteri,Jurkam Di Jadikan Pilkada DKI Biasa

Agen Poker Online

Pramono Anung Memastikan tak ada satupun pembantu Presiden yang berniat ikut kampanye dalam pertarungan Pilkada DKI.
tiada Kepastian untuk hall ini disampaikan Pramono Anung saat Presiden Jokowi bertanya langsung kepada para pembantunya di kabinet dalam rapat terbatas, Rabu (5/10) kemarin.
residen yang akan  dalam ratas yang lalu dan dalam rapat paripurna menanyakan kepada menteri-menteri apakah ada yang akan berkampanye,kata Pramono.
Menurut Pramono, sikap tersebut memang sesuai keinginan Presiden yang ingin agar para pembantunya di kabinet fokus untuk bekerja menyelesaikan berbagai persoalan.

Agen Domino Online

Menurut Pramono, sikap tersebut memang sesuai keinginan Presiden yang ingin agar para pembantunya di kabinet fokus untuk bekerja menyelesaikan berbagai persoalan.
Apalagi dalam kabinet kerja ini kan tingkat kecepatan Presiden yang luar biasa, maka Menteri harus siap. Maka sampai sekarang tak ada satu Menteri pun yang kampanye  kata dia.
Pramono enggan berandai-andai jika dalam perjalanannya ada menteri yang ingin kampanye, apakah harus mundur atau atau cuti dari jabatannya. "Tidak ada yang berkampanye kata dia.

Pramono Anung: Tak Ada Menjadi  Menteri

Kemarin, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nusron Wahid langsung menemui Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan.

Poker Online Uang Asli

Dalam pertemuan itu, Nusron mengaku melaporkan dua hal terkait pekerjaannya, yakni mengenai rancangan undang-undang tentang perlindungan pekerja migran yang tengah dibahas antara pemerintah dan DPR serta maraknya TKI nonprosedural di kawasan timur tengah.
Sebelumnya, Nusron sempat menjadi Ketua Tim Pemenangan, namun digantikan oleh Sekretaris DPD PDI-P DKI Prasetio Edi Marsudi. Kini, Nusron tak masuk dalam struktur tim pemenangan.
Saya malah justru ditanya, 'kamu jadi cuti atau mundur apa tidak? Saya jawab, Enggak jadi, Pak. Sebab ketua timnya sekarang teman pengurus partai di DKI Ia mengaku tengah mencari format yang ideal mengenai model penempatan TKI secara resmi yang lebih manusiawi dan beradab. 
Intinya saya minta izin untuk mencari alternatif model penempatan di mana kontraknya tidak menggunakan model individu. Tapi kontrak lewat perusahaan, dan kualitasnya ditingkatkan, gajinya juga harus lebih baik, tambah dia.

Jurkam Di Jadikan Pilkada DKI Biasa
Sementara itu, Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul menyatakan siap mundur sebagai anggota DPR. Hal ini ia rela lakukan lantaran dirinya telah didaftarkan sebagai juru bicara Tim Ahok-Djarot untuk Pilgub DKI 2017. Ruhut tak mau setengah-setengah.

Agen Poker Tanpa Robot

Pak Charles Honoris telepon aku. Pak Djarot sama Pak Prasetio ketua timses mau ngomong. Ada apa? Aku bilang. Mereka bilang sedang persiapan mau ke KPU, mohon izin kami masukkan abang jadi jurkam dan juru bicara. Apa abang bersedia? Apa aku nggak terharu?" kata Ruhut.
Aku hanya mau buktikan sama semua orang di dunia ini, jabatan bukan segalanya bagi Ruhut. Orang boleh ngotot mau jadi anggota DPR, jabatan aku 3 tahun lagi aku tinggalkan untuk memenangkan Ahok.
Karena itu saya Mundur dari jabatan partai (Koordinator Polhukam). Saya hanya jadi kader Demokrat anggota biasa saja