Tagged Under: , , , , ,

FPI : Kami Kurang Puas Dengan Keputusan Ini



Info PokerV99 - Organisasi Front Pembela Islam (FPI) mengaku tidak puas karena Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hanya ditetapkan sebagai tersangka. Sekretariat Jenderal FPI, Habib Novel Bamu'min sangat menyayangkan keputusan ini.

SITUS RESMI JUDI ONLINE


Menurut Novel, Ahok dapat menghilangkan barang bukti ditengah-tengah proses penyelidikan. Barang bukti yang dimaksud adalah video penistaan agama yang diucapkan Ahok saat kampanye di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.

AGEN POKER UANG ASLI


"Saya sebagai perwakilan FPI merasa kurang puas dengan keputusan ini. Kenapa harus jadi tersangka? seharusnya langsung dipenjara aja. Kami khawatir Ahok akan menghilangkan barang bukti dengan jabatannya", ujar Novel.

AGEN DOMINO UANG ASLI


Novel juga mengungkapkan bahwa dirinya merasa Kapolri Jenderal Tito Karnavian masih berada di pihak Ahok. "Kami masih percaya jika Kapolri masih berpihak terhadap penguasa, terutama Gubernur DKI", lanjutnya.



Disamping itu, Novel tetap mengapresiasi proses kepolisian menggelar kasus Ahok secara terbuka. Pemeriksaan tersebut juga mengundang banyak pihak, 14 saksi pelapor, 19 saksi fakta, dan 39 ahli, baik dari bidang agama, pidana, maupun bidang bahasa serta 16 alat bukti.

POKER ONLINE UANG ASLI


"Kami telah mendapat keterangan yang jelas dan terang dari pemeriksaan yang dilakukan kepolisian. Kini Ahok sudah menjadi tersangka dan kami berharap proses hukum berjalan dengan lancar sampai Ahok di penjara", tutupnya.

DOMINO ONLINE UANG ASLI


Hasil keputusan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok diumumkan langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu pagi (16/11/2016). "Meskipun tidak bulat, masalah ini harus diselesaikan di peradilan yang terbuka. Demi begitu, konsekuensinya adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok harus ditetapkan sebagai tersangka", tegas Ari Dono.