Tagged Under: , , , , ,

Ahok Menangis di Sidang Perdananya? Ternyata Ini Alasannya


Agen Poker Domino Uang Asli - Sidang perdana Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkait kasus dugaan penistaan agama resmi digelar hari ini Selasa (13/12/2016). Sidang tersebut berlangsung di bekas gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Poker Domino Online Uang Asli

SITUS RESMI JUDI ONLINE


Meski digelar terbuka, namun masyarakat yang masuk ke ruang sidang dibatasi karena terbatasnya kapasitas pengunjung, yakni hanya 80 orang saja. "Ruang sidang hanya muat 80 orang saja. Saya mohon kepada masyarakat agar tertiba dan mengikuti peraturan yang ada", ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Dwiyono.

AGEN POKER UANG ASLI


Saat membacakan eksepsi atau nota keberatan atas dugaan penistaan agama yang didakwakan Jasa Penuntut Umum, Ahok pun menetaskan air mata. "Saya tidak habis pikir mengapa saya bisa dituduh menistakan agama Islam", ucap Ahok.


Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khathath menilai aksi Ahok di dalam persidangan itu sangat lucu. Apalagi, Ahok selama ini dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan tidak mengenal toleransi. "Katanya pemimpin yang tegas, eh ternyata nagis juga. Kan lucu", ujar Khathath.

AGEN DOMINO UANG ASLI


Ternyata alasan Mantan Bupati Belitung Timur itu menangis adalah karena teringat orangtua angkatnya yang muslim. Dia pun menceritakan tumbuh kembangnya di keluarga muslim. ia diangkat anak oleh Andi Baso Amier, yang tak lain adalah mantan Bupati Bone, tahun 1967 sampai tahun 1970, beliau adik kandung mantan Panglima ABRI, almarhum Jenderal TNI Purn Muhammad Jusuf.

BACA JUGA :

- Gelar Hari Peringatan Maulid Nabi, Ahok Kembali Minta Maaf Pada Umat Muslim
- Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Ahok Minta Bimbingan Para Tokoh Umat Islam
- Ahok: Setiap Orang Pernah Salah, yang Penting Mau Berubah

"Ayah saya dan ayah angkat saya berjanji untuk menjadi saudara sampai akhir hayatnya. Kecintaan kedua orangtua angkat saya kepada saya akan tetap saya ingat, sampai akhir hayat saya nanti", tutur Ahok.

POKER ONLINE UANG ASLI


Suara Ahok pun terdengar tersedak-sedak. Dia menghentikan pembacaan nota keberatannya sejenak. Sehelai tisu diambil, kaca mata di lepas, lalu mengusapkan tisu ke dua mata dan pipinya. "Saya bisa lulus kuliah S2 juga berkat uang kakak angkat saya, Ahji Analta Amir. Kalau saya dituduh menista agama Islam, itu berarti saya tidak menghargai ayah dan kakak angkat saya yang taat Islam", sambungnya.

DOMINO ONLINE UANG ASLI


Suara Ahok makin terisak ketika menceritakan saat dirinya mengangkat keranda ibu angkatnya yang muslim ke tempat peristirahatan terakhir di TPU Karet Bivak. "Saya antar dan angkat keranda ibu angkat saya yang muslim bagaikan anak kandungnya. Sampai sekarang pun saya rutin ziarah ke makamnya," ucap Ahok sambil terus terisak dengan suara tercekat.