Tagged Under: , , , , ,

Ternyata Ini Alasan Penangkapan Ahmad Dhani CS Sebelum Demo 212


PokerV99 - Sebelum rencana demo 2 Desember kemarin, Polri berhasil menangkap 11 orang yang diduga makar dan melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

SITUS RESMI JUDI ONLINE


Diantara 11 orang tersebut, 5 diantaranya adalah orang-orang terkenal seperti Kivlan Zein, Sri Bintang Pamungkas, Ratna Sarumpaet, Rachmawati Soekarnoputri dan Ahmad Dhani. Mereka terlibat dalam kasus berbeda.

AGEN POKER UANG ASLI


Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Raflie Amar mengaku sudah memiliki sejumlah bukti atas penangkapan 11 tokoh dan aktivis terduga kasus makar tersebut. Oleh karena itu pihaknya siap mempertanggungjawabkan penangkapan tersebut. "Kami sudah memiliki cukup bukti untuk menahan mereka. Insya Allah polisi akan bertanggung jawab secara hukum", terang Boy di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (3/12/2016).

AGEN DOMINO UANG ASLI


Boy juga mengungkapkan alasan mengapa penangkapan dilakukan sebelum aksi demo 2 Desember 2016 adalah untuk menjaga kemurnian niat ibadah jutaan umat yang berkumpul di Monas. Boy mengaku melihat adanya indikasi pemanfaatan aksi damai 2 Desember itu untuk kepentingan pribadi para tersangka.

"Alasan kami melakukan penangkapan pada pagi hari karena kami tidak ingin niat tulus ulama yang dapat di Monas disusupi niat lain. Jadi kami percepat penangkapan ini. Intinya tindakan hukum itu kita cegah", lanjutnya.

POKER ONLINE UANG ASLI


Sebagai informasi, Ahmad Dhani ditangkap karena dianggap telah melakukan penghinaan terhadap Presiden Indonesia, Joko Widodo. Tujuh tersangka lainnya yakni Kivlan Zein, Adityawarman, Ratna Sarumpaet, Firza Husein, Eko, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 1x24 jam.

DOMINO ONLINE UANG ASLI


Sementara tiga tersangka lainnya, yaitu Sri Bintang Pamungkas, Jamran, dan Rizal Kobar masih berada di Polda Metro Jaya. ketiganya pun telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal UU ITE dan juga Pasal 107 Jo Pasal 110 KUHP tentang Makar dan Pemufakatan Jahat.

BACA JUGA :