Tagged Under: , , , , ,

Setelah Dilaporkan PMKRI, Shibab Rizieq Kembali Dilaporkan Kelompok SPI



AGEN POKER DOMINO UANG ASLI - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shibab kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas isi ceramahnya yang dianggap melecehkan agama lain. Kali ini dilaporkan dilayangkan oleh kelompok Student Peace Institute (SPI). POKER DOMINO ONLINE UANG ASLI

SITUS RESMI JUDI ONLINE


Sebelumnya, Rizieq terlebih dahulu dilapor oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP-PMKRI) ke Polda Metro Jaya pada Senin (26/12/2016). Rizieq dilaporkan karena dianggap telah melecehkan agama Kristen dalam sebuah video berdurasi 21 detik.

AGEN POKER UANG ASLI


Dalam video itu, tampak Rizieq mengatakan 'kalau dia ngucapin selamat Natal artinya apa? Selamat hari lahir Yesus sebagai anak Tuhan. Allah tidak beranak dan tidak diperanakkan, kalau Tuhan beranak, bidannya siapa?'

AGEN DOMINO UANG ASLI


Oleh karenanya, Ketua PP-PMKRI, Elmo menyebutkan video tersebut jelas telah melecehkan umat kristiani. Pihaknya juga akan melapor pengunggah video viral pertama kali tersebut.

BACA JUGA :


Kali ini Rizieq kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan itu dibuat oleh Direktur Eksekutif SPI, Doddy Abdallah ini tertera dengan nomor LP/6367/XII/2016/PMJ/Dit.Reskrimsus pada 27 Desember 2016.

Selain Rizieq, pemilik akun Twitter @sayareya yang mengunggah video ceramah Rizieq juga dilaporkan Doddy. Keduanya diduga telah menyebarkan hinaan pada suatu agama dan menyebarkan kebencian berbau SARA yang melanggar Pasal 156 KUHP dan Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

POKER ONLINE UANG ASLI


"Kami melapor saudara Rizieq karena Beliau telah menghina suatu agama dan menyebar kebencian. Itu dapat memecah persatuan dan kesatuan umat beragama di Indonesia", ujar Doddy di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/12/2016).

DOMINO ONLINE UANG ASLI


Dalam laporan itu, SPI juga membawa barang bukti berupa video ceramah Rizieq yang telah tersebar di media sosial. Juga ada screenshoot postingan @sayareya yang dianggap sebagai penyebar video tersebut.