Tuesday, February 7, 2017

Tagged Under: , , , , ,

Saksi Nelayan : Tidak Ada Warga yang Tersinggung Soal Al Maidah


SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia - Pada hari ini, Selasa (07/02/2017) Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjalani proses persidangan terkait dugaan kasus penistaan agama. Agenda pada persidangan kali ini masih mendengarkan keterangan dari para saksi.

SITUS RESMI JUDI ONLINE


Saksi pertama yang memberikan keterangan adalah Jaenudin alias Panel yang didatangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jaenudin yang berprofesi sebagai nelayan Pulau Panggung ini hadir dan menyaksikan langsung Ahok mengutip Surat Al Maidah 51 pada 27 September 2016 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu.

AGEN POKER UANG ASLI


Di depan majelis hukum, Jaenudin menyebut pidato Ahok saat ini tentang program kerjasama ikan kerapu antara Pemprov DKI Jakarta dan nelayan. "Program ikan, 80-20. 80 untuk nelayan, 20 untuk Pemprov. Juga ada bahas sembako murah", ujar Jaenudin di sidang ke-9 di Auditorium Kementan, Selasa (7/2/2017).

AGEN DOMINO UANG ASLI


Jaenudin mengaku, tidak ada warga yang marah saat Ahok mengutip surat Al Maidah. "Enggak ada (warga) yang marah. Semua dengar dengan serius yang dibaca pak Ahok", lanjutnya.


Jaenudin mengatakan tahu Ahok terlibat dalam kasus penistaan agama setelah melihat dari Televisi. "(Kasus) Al Maidah karena nonton di TV. Sesudah dipanggil polisi lihat (video Al Maidah)," kata Jaenudin.

POKER ONLINE UANG ASLI


Usai melihat video Ahok dan menonton berita televisi, Panel mengaku tidak marah dengan Ahok. Hanya saja, dia menilai Ahok seharusnya minta maaf karena sudah mengutip Al Maidah. "Harusnya (Ahok) minta maaf," ucap Jaenudin.

BACA JUGA :