Tagged Under: , , , , ,

Saksi di Sidang Ahok Buat Seisi Ruangan Tertawa


SpecialisMovie | Nonton Film Movie Online Baru Bersubtitle Indonesia -  Pada Selasa 14 Maret 2017 hari ini, Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjalani persidangan terkait dugaan kasus penistaan agama. Sidang kali ini masih mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan pihak tim kuasa hukumnya.

SITUS RESMI JUDI ONLINE


Sidang ke-14 ini masih digelar di Ruang Auditorium Kementerian Pertanian. Sidang kali ini akan dihadiri oleh lima saksi, yaitu ahli hukum pidana Edward Omar Sharif Hiariej, PNS Dinas P dan K kabupaten Belitung Juhri, Guru SD 17 Badau Tanjungpandan Ferry Lukmantara, sopir Dusun Ganse RT 023, Desa Gantung, Kecamatan Gantung, Kab Belitung Timur, Babel, Suyanto dan teman SD Ahok Fajrun.

SITUS POKER UANG ASLI


Saksi kedua yang memberikan keterangan adalah Suyanto. Suyanto sendiri merupakan sopir di perusahaan milik keluarga Ahok di Gantung, Belitung Timur. Saat memberikan kesaksian, Suyanto sering memberi jawaban yang mengundang tawa.

SITUS DOMINO UANG ASLI


Para hadirin yang berada di ruang sidang pun tampak tertawa. Oleh karena itu, hakim ketua Dwiarso  menghimbau agar Suyanto melontarkan jawaban yang benar dan tidak boleh takut kepada Pak Ahok. "Tugas bapak dulu mengantar beliau (Ahok) ke rumah guru, teman-temannya? Kalau beliau dari Jakarta?" tanya Dwiarso.


"Saya dulu ngantar Pak Ahok ke rumah gurunya yang sakit, ke teman-teman keliling kalau dia pulang (ke Belitung)," jawab Suyanto. 

POKER ONLINE UANG ASLI


"Kalau telat kena marah? Beliau suka marah enggak?" tanya Dwiarso lagi. Saat ditanya begitu, Suyanto tidak menjawab dan malah meliat ke arah Ahok.  Melihat Suyanto menoleh ke Ahok, hakim memperingatkan Suyanto.

DOMINO ONLINE UANG ASLI


Ia juga menyatakan, sejak pemilihan Bupati Belitung Timur 2004 lalu, selebaran Al Maidah 51 sudah ada untuk menyerang Ahok. "Sekarang tidak muncul lagi (selebaran), karena calonnya muslim semua," kata Suyanto.

BACA JUGA :